Marc Marquez Cerita Ketakutannya Ketika Alami Cedera Lengan Parah

Ligaolahraga.com –

Berita MotoGP : Pebalap Repsol Honda yaitu Marc Marquez bercerita soal ketakutannya ketika pertama kali mengalami cedera lengan di tahun 2020. Ia benar-benar depresi karena tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari dengan normal.

Cedera itu bermula ketika Marc Marquez terjatuh dengan keras di seri pembuka (GP Spanyol) musim 2020. Cedera itu membuat lengannya patah dan harus menjalani perawatan intensif. Entah apa yang terjadi, progress penyembuhan Marquez begitu lamban sehingga ia harus menjalani tahapan operasi hingga tiga kali. Pada titik ini, Marquez benar-benar takut dan depresi. Bagaimana tidak, ia sampai tidak bisa melakukan aktivitas dasar dalam kehidupan sehari-hari. Ia khawatir bahwa lengannya tidak bisa kembali seperti semula.

“Saya takut tidak bisa mendapatkan lengan yang normal kembali. Ada suatu momen, pada Oktober-November 2020, ketika saya bahkan tidak bisa memegang sebotol air, makan dan menggerakkan lengan saya dengan normal,” ucap Marquez saat diwawancara oleh media setempat.

Meski sudah comeback, tetapi cedera lengan yang dialami Marquez masih mengganggu sampai sekarang. Pebalap yang akrab dengan julukan Baby Alien itu kesulitan tampil kompetitif seperti dahulu. Ia hanya bisa menghuni papan tengah dan terkadang mengeluhkan sakit ketika balapan berlangsung. Marquez benar-benar berharap bahwa lengannya dapat pulih total ketika MotoGP musim 2022 dimulai nanti. Ia sudah gatal untuk meraih kembali gelar juara yang melayang ke tangan pebalap lain.

Artikel Tag: Marc Marquez, motogp

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-cerita-ketakutannya-ketika-alami-cedera-lengan-parah

Tinggalkan komentar