Yamaha Vega Force 2021 Meluncur, Motor Bebek Belum Mati!


Walau penjualannya kalah jauh dibanding dengan motor matik, namun motor bebek di Indonesia belum mati. Buktinya Yamaha meluncurkan Vega Force 2021 untuk pasar otomotif Tanah Air.

Kuda besi tersebut memang tidak mendapat banyak revisi dibandingkan model lama. Yamaha cuma mengganti grafis sehingga semakin modern dengan garis-garis yang lebih tebal dan tegas.

Di Vega Force 2021, tersedia dua pilihan warna bodi: metallic black gold (hitam) dan metallic red (merah). Khusus metallic black gold, bodi motor dicat hitam secara keseluruhan. Kemudian ada kombinasi aksen garis emas dan abu-abu untuk membuat aura sportif semakin terasa.

Sementara untuk warna metallic red, kelir merah hadir di bodi depan motor. Lalu yang belakang mendapat cat hitam. Soal penggunaan aksen, muncul garis warna abu-abu terang dan gelap sebagai padanan.

“Pilihan warna terbaru yang memberikan kesan berbeda ini dipadukan keunggulan mesin bandel dan irit menjadikan Vega Force makin unggul di segmennya,” papar Antonius Widiantoro, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam rilis resmi yang kami terima pada Kamis (24/6/2021).

Spesifikasi dan Harga Yamaha Vega Force 2021

Yamaha mengklaim kelebihan dari Vega Force punya mesin bandel dan irit konsumsi BBM

Pakai grafis baru, Yamaha Vega Force 2021 kini dijual dengan harga Rp 16,955 juta (OTR Jakarta).

Harga Vega Force terbaru bahkan lebih tinggi dibandingkan motor matik, Yamaha Mio M3 125 Rp 16,75 juta (OTR Jakarta) dan Gear 125 Rp 16,5 juta (OTR Jakarta). Lebih uniknya lagi, pabrikan garputala masih punya Mio Z yang dijual Rp 15,8 juta (OTR Jakarta).

Padahal ketiga motor matik Yamaha tersebut menggunakan kubikasi 125 cc. Beda dengan Yamaha Vega Force yang cuma 114 cc. Alhasil dalam hal performa, motor bebek itu kalah jauh. Cuma bisa melontarkan torsi puncak 9,53 Nm pada 5.500 rpm dan tenaga maksimal 8,7 PS pada 7.000 rpm.

Spesifikasi Yamaha Vega Force terbaru juga tidak istimewa. Pencahayaan masih pakai bohlam di seluruh lini, panel instrumen analog, kunci kontak pun masih pakai anak kunci konvensional dengan penutup magnet. Entah apa yang membuat Yamaha berani menjualnya dengan harga tinggi.

“Motor bebek memiliki penggemarnya tersendiri dengan line up produk Yamaha yang masih menjadi pilihan utama konsumen,” beber Antonius.

Walau demikian, motor bebek tetap unggul dibanding motor matik dalam hal irit dan bandel. Dengan pendistribusian tenaga ke roda belakang pakai rantai serta transmisi manual, membuat produk ini lebih andal di tanjakan. Ground clearance tinggi juga jadi keunggulan motor bebek ketika berhadapan dengan jalan bergelombang.

Lalu soal irit, transmisi manual membuat pengendara lebih leluasa mengendalikan perpindahan gigi serta putaran mesin. Jadi konsumsi BBM harusnya bisa ditekan sesuai kebutuhan berkendara.

Di pasar otomotif Tanah Air, Vega Force memiliki kompetitor yaitu Honda Revo X. Motor bebek berlogo sayap tersebut dijual dengan harga Rp 16,81 juta (OTR Jakarta). Sedikit lebih murah dari Vega Force. Hanya saja yang lebih menarik, Honda punya varian murah dari Revo X yaitu Revo Fit yang dijual cuma Rp 15,11 juta (OTR Jakarta).

Untuk informasi terbaru dan terlengkap seputar otomotif, pantau terus Moladin!

Tinggalkan komentar