Tentang Datsun Go+ Panca


  dirancang sesuai dengan kebutuhan keluarga Indonesia Tentang Datsun GO+ Panca

Tentang Datsun GO+ Panca

Datsun mengklaim bahwa GO+ Panca dirancang sesuai dengan kebutuhan keluarga Indonesia. Mungkin, banyak orang yang ragu kemampuan dingklik baris ketiganya mengangkut penumpang dewasa.

Namun, seberapa seringkah dingklik ini dimanfaatkan? Bukan pemandangan aneh setiap hari kita melihat MPV dan SUV besar dengan kapasitas 7 orang hanya dinaiki 1 atau 2 orang saja. Pun ternyata dingklik ketiga GO+ masih layak untuk diduduki oleh 2 anak kecil.

Gencarnya pemberitaan menciptakan wajah GO+ sudah tidak asing lagi. Tampilan depannya begitu kuat. Salah satu ciri khasnya ialah moncong gril trapezoidal berlapis krom. Gaya dinamis berlanjut ke lampu depan dan bumper dengan lekuk­an tajam.

Mirip Nissan Grand Livina, siluet samping GO+ begitu bersahaja. Pelek besi 13 inci ditutupi dop dan rumah spion samping hitam. Agar tidak kehilangan aura modern, lekuk pundak dibentuk menonjol sampai belakang. Se­bagai penyelaras, lampu belakang tampil memikat.

Agar tetap up-to date, tersedia MID dan RPM meter digital. Terdapat juga patokan penggantian gigi di speedometer semoga didapatkan konsumsi BBM irit.

Seperti kembali ke masa lalu, tuas rem parkir model tarik ber­ada di sisi tuas transmisi. Bukan selera banyak orang, namun posisi keduanya gampang dijangkau. Termasuk pula dingklik kiri yang menginvasi konsol tengah. Selain bisa dimanfaatkan untuk menaruh barang, setting tersebut melegakan posisi duduk.

Sepintas, dingklik baris kedua terkesan sempit. Entah sengaja atau tidak, Datsun mengakalinya dengan tidak menutup rongga antar rel dingklik depan. Otomatis kaki penumpang bisa masuk ke dalam dan menambah ruang gerak kaki.

GO+ memakai mesin serupa milik Nissan March, datsun mencatat tenaga 67 dk dan torsi 104 Nm. Transmisi manual 5-speed dengan simpulan gear 4,353 menyalurkan daya ke roda depan.

Kompensasi gigi 1 3,333 dan simpulan gear besar membantu mengurangi defisit tenaga 8 dk dari March. Sentuhan pada komputer mesin menyesuaikan dengan daya angkut GO+ yang lebih besar.

Makanya, ia sangat gampang untuk start dari berhenti. Ban depan 155/70 R13 gampang spin di tempat. Reaksinya cukup menjanjikan, dengan perpindahan gigi gampang dan perbandingan gigi pas di setiap rentang kecepatan. Desing khas mesin 3-silinder mengiringi laju mobil.

Cukup terkejut dengan ban­tingan suspensinya. ayunan suspensi GO+ terasa lembut. Bonus lainnya, setir dengan EPS yang ringan tetap lincah dikala dikendalikan. Bodi pipih membantu mereduksi tanda-tanda limbung. Singkatnya, seolah-olah Nissan March yang dipanjangkan.

Bicara fitur, Datsun GO+ Panca tipe T ini termasuk ‘cukup’. Tentu untuk model di segmennya. Seperti power window yang hanya ada di pintu depan. Itu pun tidak terpusat di dingklik sopir. Penumpang belakang hanya dibekali tuas putar. Tidak duduk masalah mengingat selama ini sopir yang lebih butuh naik-turunkan kaca.

Terdapat donggle untuk meletakkan gadget. Via AUX-IN, Anda sanggup mendengarkan lagu dari gadget. Koneksi USB hanya berfungsi sebagai charger. Wiper dengan intermitten dan lampu kecil di depan yang akan mati 30 detik sehabis kendaraan beroda empat dimatikan ialah fitur yang melengkapi.

Belum ada Komentar untuk "Tentang Datsun Go+ Panca"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel